Unesa Logo Ungu Puskesmas
PUSKESMAS
TARIK 2
IG TikTok YouTube
Si Kecil Sehat

Sahabat Pantau Gizi Anak

Ibu dan Anak

Temani Tumbuh Kembang
Si Kecil Setiap Hari

Ketahui apakah pertumbuhan anak sudah sesuai usianya melalui berat dan tinggi badannya.

  • • Untuk umur 0–59 bulan
  • • Membantu deteksi dini masalah gizi

Gizi Anak Indonesia
Perlu Perhatian

Data dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa masih terdapat balita yang mengalami stunting (pendek), wasting (kurus), maupun gizi lebih.

Selain itu, UNICEF menyebutkan bahwa Indonesia menghadapi double burden of malnutrition.

Anak Merenung

Kenapa Bunda Perlu Rutin
Memantau Pertumbuhan Anak?

Grafik

Untuk Deteksi Masalah Anak Sejak Dini

Masalah kesehatan serius bisa segera diketahui.

Love

Karena Pertumbuhan Tidak Bisa Diulang

Masa emas anak hanya terjadi sekali.

Piring

Supaya Bunda Tahu Harus Berbuat Apa

Dengan pemantauan rutin, Bunda tahu kapan harus menambah porsi makan.

Main

Agar Anak Lebih Aktif dan Lincah

Pertumbuhan yang terpantau membantu anak punya energi cukup.

Kebutuhan Harian Si Kecil
Kelompok Umur Energi (kkal) Protein (g) Lemak (g) Karbo (g) Serat (g) Air (ml)
0-5 bulan 550 9 31 59 0 700
6-11 bulan 800 15 35 105 11 900
1-3 tahun 1350 20 45 215 19 1150
4-5 tahun 1400 25 50 220 20 1450
Cek Status Gizi
TIPS AND TRICK ANAK GTM (Klik di sini untuk melihat)

TIPS AND TRICK
ANAK GTM

BUNDA TIDAK PERLU TAKUT, INI CIRI DAN CARA MENGATASI ANAK GTM!

Anak Makan Jeruk

Apa Itu GTM (Gerakan Tutup Mulut) pada Anak?

GTM (Gerakan Tutup Mulut) adalah kondisi ketika anak menolak makan, biasanya dengan cara menutup mulut, menjauhkan makanan, atau tidak mau mencoba apa pun yang disajikan.

CIRI CIRI ANAK GTM
Menutup mulut rapat-rapat
Menyemburkan makanan yang ada di mulut
Memalingkan wajah saat disodori sendok
Menangis/marah saat melihat sendok diarahkan
Menggembungkan pipi / melepeh makanan
Menolak duduk di kursi makan

Tips & Tricks Mengatasi Anak GTM.
SEMANGAT YA BUNDA!

1. Buat Jadwal Makan yang Teratur

2. Batasi Durasi Makan Maks 30 Menit

3. Kurangi Camilan dan Minuman Manis

4. Variasikan Tekstur dan Warna Makanan

5. Kenalkan Menu Baru 10-15 Kali

6. Biarkan Anak Makan Sendiri

7. Ajak Makan Bersama Keluarga

8. Jangan Memaksa Anak Membuka Mulut

9. Ciptakan Suasana Makan yang Tenang

10. Libatkan Anak Proses Memasak

TIPS AND TRICKS MENGATASI ANAK DIARE (Klik di sini untuk melihat)

Tips and Tricks Mengatasi Anak Diare

Si Kecil Diare? Tenang, Ini yang Bisa Bunda Lakukan!
Anak Sakit Perut
Tahukah, Bunda?

Diare adalah kondisi ketika si kecil BAB lebih sering (≥ 3x/hari) dan tinjanya lebih encer atau cair dari biasanya. Ini bisa disebabkan oleh virus, bakteri, parasit, atau makanan/minuman yang terkontaminasi.

Bisa terjadi, melalui:
  • Makanan/minuman yang tidak bersih
  • Kontak langsung dengan tinja atau permukaan yang kotor. Ini disebut rute fecal-oral.
Begini gejala yang dialami anak

Bunda mungkin melihat:

  • Frekuensi BAB ≥ 3 kali/hari
  • Tinja cair atau lembek
  • Anak lebih gelisah/mudah menangis, rewel terutama setelah BAB atau perut terasa mules
  • Suhu tubuh meningkat (> 37,5°C)
  • Nafsu makan turun
  • Kadang muntah & tinja bisa bercampur lendir
  • Tanda awal dehidrasi karena kehilangan cairan
5 Langkah Utama Mengatasi Diare

1. BERIKAN ORALIT SEGERA

  • Larutkan 1 sachet oralit sesuai petunjuk (biasanya 200 ml air matang).
  • Berikan sedikit-sedikit tapi sering.
  • Jika muntah, tunggu 5-10 menit, lalu coba lagi perlahan.
  • Jangan dicampur dengan teh, susu, atau jus.

2. BERIKAN ZINC 10 HARI

  • Mempercepat penyembuhan.
  • Mengurangi durasi diare.
  • Mencegah kambuh dalam 2-3 bulan ke depan.

3. TETAP BERIKAN ASI & MAKAN

  • Untuk bayi: ASI lebih sering dari biasanya.
  • Untuk anak: Makanan lembut & mudah dicerna (nasi tim, sup, telur, ikan kukus). Porsi kecil tapi sering (3 makan utama + 1-2 selingan).

4. JANGAN SEMBARANGAN MENG-OBAT

  • Antibiotik tidak selalu diperlukan.
  • Hanya diberikan jika ada indikasi khusus (misalnya diare berdarah).
  • Jangan membeli obat antidiare sendiri tanpa saran kesehatan.

5. SEGERA KE FASILITAS KESEHATAN JIKA ADA TANDA BAHAYA

  • Anak sangat lemas atau tidak sadar
  • Tidak mau minum sama sekali
  • Muntah terus menerus
  • BAB berdarah
  • Tidak pipis > 6 jam
  • Diare tidak membaik setelah 3 hari.
TIPS AND TRICKS MENGATASI ANAK BATUK & PILEK (Klik di sini untuk melihat)

Tips and Tricks Mengatasi Anak Batuk & Pilek

Batuk pilek adalah kondisi yang sering dialami anak dan umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Kondisi ini dapat dipicu oleh penularan dari lingkungan, kurang istirahat, asupan nutrisi yang tidak optimal, serta perubahan cuaca atau paparan debu. Saat anak batuk pilek, orang tua sering khawatir karena nafsu makan menurun dan anak tampak tidak nyaman. Padahal, selain perawatan rumahan, nutrisi yang cukup berperan penting dalam membantu tubuh anak melawan infeksi. Dengan perawatan yang tepat dan asupan gizi seimbang, proses pemulihan dapat berlangsung lebih optimal.

BERIKUT, TIPS YANG BISA BUNDA LAKUKAN SEBAGAI PERAWATAN DIRUMAH UNTUK ANAK TERCINTA.

Perawatan Rumahan

  • Pastikan anak cukup minum
  • Istirahat yang cukup
  • Gunakan uap hangat
  • Bersihkan hidung dengan larutan saline
  • Beri makanan hangat dan bergizi
  • Posisi tidur agak ditinggikan

Nutrisi Penting Saat Anak Sakit

Vitamin C: mendukung imun (jeruk, jambu, pepaya)
Protein: membantu pembentukan antibodi (telur, ayam, tempe)
Zinc: mempercepat pemulihan (daging, kacang)
Cairan: mengencerkan lendir & cegah dehidrasi (air, sup, kaldu)
Anak Bersin

Tips Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak

  • Nutrisi seimbang
  • Cukup tidur
  • Cuci tangan rutin
  • Aktivitas fisik ringan
  • Vaksinasi sesuai jadwal

LALU, KAPAN HARUS PERIKSA KE DOKTER PUSKESMAS ?

Apabila anak telah:

  • Demam tinggi lebih dari 3 hari
  • Sesak napas
  • Tidak mau minum sama sekali
  • Batuk lebih dari 1 minggu
  • Anak tampak sangat lemas